3 Desain CorelDRAW yang Dilarang Dicetak!
CorelD RAW udah jadi senjata utama banyak desainer grafis, dari pemula sampai profesional. Dari bikin logo, banner, sampai desain kemasan produk, semuanya bisa dilakukan di satu aplikasi ini. Tapi kamu tahu nggak, ternyata ada beberapa jenis desain yang malah ditolak percetakan? Bahkan ada yang bisa bikin kamu kena masalah hukum!
Banyak orang belum sadar kalau nggak semua desain yang dibuat di CorelDRAW bisa langsung dicetak. Ada syarat, ada aturan, dan tentu aja ada batasannya. Nah, di artikel ini kita bakal bahas tuntas 3 jenis desain CorelDRAW yang dilarang dicetak, dan alasan kenapa kamu harus hati-hati sebelum asal kirim file ke percetakan.
1. Desain CorelDRAW yang Dilarang Dicetak karena Logo Brand Terkenal

Desain CorelDRAW yang Dilarang Dicetak yang pertama dan yang paling umum yang sering dilakukan pemula adalah pakai logo brand besar tanpa izin. Misalnya logo Apple, Nike, Adidas, Starbucks, atau bahkan logo klub bola terkenal kayak Manchester United atau Barcelona.
Kelihatannya sih keren, apalagi kalau tujuannya buat desain kaos atau stiker. Tapi kenyataannya, ini bisa jadi masalah besar karena termasuk pelanggaran hak cipta. Logo-logo itu dilindungi secara hukum, dan penggunaannya nggak bisa sembarangan, apalagi buat tujuan komersil.
Percetakan profesional biasanya langsung menolak cetak desain seperti ini. Kenapa? Karena mereka juga bisa kena imbas hukum kalau nekat cetak produk yang melanggar hak cipta.
Contoh Kasus:
Pernah ada UMKM yang produksi kaos dengan logo brand terkenal dan viral di media sosial. Akibatnya? Dapat surat peringatan dari pengacara brand tersebut dan harus menghentikan produksi.
Tips:
Kalau klien kamu minta desain dengan logo brand besar, lebih baik:
-
Tolak secara halus
-
Jelaskan risikonya
-
Tawarkan desain custom buatan sendiri yang lebih aman
Dengan begitu, kamu tetap terlihat profesional dan menjaga reputasi sebagai desainer.
2. Desain CorelDRAW yang Dilarang Dicetak Bermuatan Provokasi

Desain CorelDRAW yang Dilarang yang kedua yaitu mengandung SARA, Politik Ekstrem, dan Provokatif. Desain itu bisa jadi alat komunikasi yang kuat, tapi juga bisa menimbulkan masalah kalau nggak hati-hati. Banyak percetakan yang menolak mencetak desain yang mengandung:
-
Ujaran kebencian
-
Simbol kelompok terlarang
-
Propaganda politik ekstrem
-
Isu agama yang sensitif
Walaupun secara teknis bisa dibuat di CorelDRAW, konten seperti ini sangat riskan. Percetakan takut terkena imbas hukum atau diprotes masyarakat. Bahkan di beberapa platform cetak online, desain semacam ini langsung diblokir otomatis oleh sistem.
Dampaknya Bisa Serius:
-
Akun marketplace kamu bisa dibanned
-
Produk kamu ditarik dari peredaran
-
Bisa dilaporkan karena menyebarkan kebencian
Saran:
Kalau kamu ingin buat desain yang “berani” atau kritik sosial, pastikan tetap dalam batas etika dan hukum. Gunakan simbol atau pesan yang kuat, tapi tidak menyerang pihak tertentu secara langsung.
3. Desain CorelDRAW yang Dilarang Dicetak karena Kualitas Buruk

Desain CorelDRAW yang Dilarang yang ketiga yaitu adalah desain yang blur, resolusi rendah, dan asal download dari Google. Karena ingin cepat, banyak yang ambil gambar dari Google dan langsung ditempel ke desain. Hasilnya? Gambar pecah, blur, warnanya aneh, dan waktu dicetak malah keliatan kayak desain gagal.
Percetakan biasanya menolak cetak file dengan kualitas rendah, apalagi kalau hasil akhirnya untuk banner besar atau cetak kaos. Hal ini bukan karena mereka rewel, tapi karena mereka juga nggak mau dapat komplain dari pelanggan.
Penyebab Masalah:
-
Gambar dari Google resolusinya kecil (72 dpi)
-
Format file sering nggak sesuai (RGB, bukan CMYK)
-
Kualitas gambar sudah dikompres terlalu banyak
Solusi:
-
Gunakan gambar dari situs legal dan berkualitas seperti Unsplash, Pexels, atau Pixabay
-
Gunakan file vektor sebanyak mungkin
-
Pastikan ukuran desain sesuai dengan media cetak
-
Konversi ke CMYK sebelum export ke PDF atau EPS
Selain itu, jangan lupa convert font ke curve sebelum kirim ke percetakan. Banyak desainer lupa hal ini dan hasil cetaknya jadi berantakan karena font-nya berubah otomatis.
Bonus: Hindari Gunakan Font Bajakan!
Font juga punya hak cipta. Banyak desainer asal ambil font dari situs sembarangan tanpa tahu lisensinya. Kalau kamu pakai font bajakan buat proyek komersial, kamu bisa dapat teguran juga.
Tips Aman:
-
Gunakan font dari Google Fonts (gratis dan legal)
-
Baca lisensi font sebelum pakai
-
Simpan font yang udah kamu beli secara aman
Penutup: Desain Boleh Kreatif, Tapi Tetap Etis!
CorelDRAW itu software yang powerful dan fleksibel. Tapi seperti pisau tajam, kalau nggak digunakan dengan hati-hati, bisa melukai diri sendiri. Desain yang kamu buat bisa jadi luar biasa, tapi kalau isinya melanggar aturan, tetap nggak bisa dicetak.
Ingat baik-baik:
-
Hindari pakai logo brand terkenal tanpa izin
-
Jangan buat desain provokatif yang memecah belah
-
Pastikan kualitas desain kamu layak cetak
Mulai sekarang, jangan cuma mikir keren atau cepat. Tapi juga pikirin aspek legal, teknis, dan etika. Dengan begitu, kamu bukan cuma jadi desainer yang jago, tapi juga profesional dan bertanggung jawab.
Baca juga: 5 desain grafis berbahaya google
